Untuk Mewujudkan Masyarakat Deiyai Menjadi Sejahtera Melalui Budidaya Babi, Penyakit Ternak dan Budaya Malas Beternak Harus Diberantas
Deiyai – Anakkampung.com – Pramedik Veteriner (Mantri Hewan) Kabupaten Deiyai, John Pigai, menegaskan bahwa upaya mewujudkan masyarakat Deiyai yang sejahtera melalui budidaya babi harus dimulai dengan mengatasi dua tantangan utama, yaitu penyakit ternak dan rendahnya semangat sebagian peternak dalam mengelola usahanya secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Pramedik Veteriner (Mantri Hewan) Kabupaten Deiyai John Pigai pada Selasa (21/07/2026). Menurutnya, ternak babi merupakan salah satu aset ekonomi yang memiliki nilai tinggi bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Deiyai. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang secara maksimal apabila penyakit ternak masih sering terjadi dan peternak belum menerapkan pola pemeliharaan yang baik.
"Kalau kita ingin mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera melalui budidaya babi, maka penyakit ternak harus diberantas dan kebiasaan malas beternak juga harus diubah. Beternak harus dikelola dengan sungguh-sungguh agar memberikan hasil yang maksimal," ujar John Pigai.
Pemerintah Perlu Memperkuat Pelayanan Kesehatan Hewan
John menilai Pemerintah Kabupaten Deiyai perlu memperkuat pelayanan kesehatan hewan melalui penyediaan tenaga, sarana dan prasarana, obat-obatan, serta fasilitas pendukung, termasuk pembentukan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Dengan pelayanan yang memadai, penyakit ternak dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat sehingga angka kematian ternak dapat ditekan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat pengawasan lalu lintas ternak dari luar daerah agar setiap ternak yang masuk ke Kabupaten Deiyai dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit menular yang dapat mengancam populasi ternak masyarakat.
Budidaya Babi Harus Menjadi Usaha Produktif
Menurut John, budidaya babi tidak lagi cukup dipandang sebagai kegiatan tradisional, tetapi harus dikembangkan sebagai usaha ekonomi yang produktif dan dikelola secara profesional. Peternak didorong untuk rutin memberikan pakan yang cukup, menjaga kebersihan kandang, memperhatikan kesehatan ternak, serta memanfaatkan pendampingan dari tenaga kesehatan hewan.
Ia meyakini bahwa dengan manajemen pemeliharaan yang baik, produktivitas ternak akan meningkat, populasi babi bertambah, dan pendapatan keluarga peternak ikut meningkat sehingga sektor peternakan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Deiyai.
Harapan bagi Masa Depan Peternakan Deiyai
John berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat pembangunan sektor peternakan melalui peningkatan pelayanan kesehatan hewan, penyediaan sarana pendukung bagi Pramedik Veteriner, serta pengawasan lalu lintas ternak yang lebih ketat.
Menurutnya, apabila penyakit ternak dapat dikendalikan dan masyarakat semakin tekun mengembangkan usaha peternakan, maka budidaya babi akan menjadi sumber penghasilan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan.
Penulis adalah Pramedik Veteriner Mantri hewan Kabupaten Deiyai ( John pigai)

Post a Comment