Aleks Pigai: Mencetak Generasi Masa Depan Papua Melalui Pendidikan
Mahasiswa Yohanes Pigome Sedang Ujian Skripsi di Ruang Kulia UPP PGSD Nabire.
Dogiyai Anakkampung.Com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., yang juga aktif sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi di Nabire, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia Papua melalui dunia pendidikan.
Selain menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai juga mengajar di Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire serta pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Nabire yang merupakan Unit Program Pembelajaran (UPP) di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih.
Pada Jumat (19/6/2026), Aleks Pigai menyampaikan bahwa salah satu mahasiswa calon guru asal Deiyai, Yohanes Pigome, telah mengikuti tahapan ujian akhir sebagai bagian dari proses penyelesaian studi.
“Ia sedang mengikuti ujian sebagai salah satu tahapan akhir. Selanjutnya tinggal menunggu yudisium dan wisuda. Ini merupakan bagian dari upaya kita menyiapkan generasi masa depan Papua,” ujar Aleks Pigai melalui WhatsApp kepada Gerakan ADEM Papua.
Kabar tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tigi Barat, Petru Bobi, S.Pd., Gr., yang mengaku mengenal Debey sejak masih duduk di bangku SMP.
“Anak murid saya waktu SMP. Anak paling rajin dan sopan. Gasss full... cetak generasi penerus Deiyai dan Papua,” ungkap Petru Bobi melalui WhatsApp kepada Gerakan ADEM Papua.
Dukungan dan doa juga disampaikan oleh mantan Kepala SD Inpres Diberita, Anton Pugone, S.Pd. (*)
“Anak murid saya. Allah Tritunggal memberkati,” tuturnya.
Keberhasilan Debey Yohanes Pigome menuntaskan tahapan ujian akhir menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Deiyai, khususnya Distrik Tigi Barat. Diharapkan, setelah mengikuti yudisium dan wisuda, ia dapat mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Papua.

Post a Comment